Dominikus : JDP HarusTerus Kawal Dialog

Dominikus : JDP HarusTerus Kawal Dialog

Jayapura-Dominikus Sorabut, salah satu terpidana makar kasus Kongres Rakyat III yang diselenggarakan pada Oktober 2011, selalu bersemangat setiap kali membicarakan Jaringan Damai Papua(JDP) dan dialog, meskipun dari dalam LAPAS Klas I A Abepura.

“Tidak dapat dipungkiri, perkembangan yang terjadi belakangan ini bagian dari hasil kerja JDP, bagaimana mulai melakukan konsolidasi di berbagai komunitas yang ada di Papua,” katanya.(07/10/2013).

Domi juga beranggapan, maraknya perhatian terhadap kondisi di Papua akhir-akhir ini dari berbagai lapisan masyarakat termasuk masyarakat internasional, sebagain karena kerja keras JDP.

“kita sudah mengetahui respon yang bangkit kembali dari dunia luar, sangatbanyak. Kinitinggal JDP, daridalam, yang harus terus memainkan peranannya. Masyarakat masih menaruh harapan besar buat JDP,JDP harus memperkuat perannya kembali,”kata salah satu perintis JDP ini.

Ternyata Domi tidak sendiri, ketika menaruh harapan pada JDP dan proses-proses penyelesaian masalah di Papua dengan menggunakan pendekatan non kekerasan melalui dialog.

“Saya juga ikuti baik setiap perkembangan JDP dan gagasan dialog. Saya sangat setuju untuk mendukung pendekatan tanpa kekerasan seperti itu, melalui dialog,” UjarPdt. Edison Waromi SH, yang juga terpidana pada kasus yang sama.

“Bahkan di kama rsaya, saya punya banyak kliping mengenai gagasan dialog, setiap ada berita di Koran, saya gunting dan buat kliping,” akunya.

Edison seperti juga Domi, keduannya berharap JDP meneruskan kerja-kerja kemanusiaannya, lebih giat lagi, untuk memperkuat dukungan dan merawat yang selama ini sudah dihasilkan oleh JDP.(Tim/AlDP).