Distrik Kosiwo Sepi

Ilustrasi Pulau Yapen

Serui-Suasana mencekam pasca penembakan anggota Polri Bigade Polisi Laedi di Polsek Angkaisera juga dirasakan di Distrik Kosiwo. Hal mana pada beberapa kali demonstrasi yang dilakukan oleh WPNA, warga dari distrik Kosiwo ikut serta. Mulai dari aksi demonstrasi pada awal tahun hingga intensif pada April dan Mei tahun ini.

Sepanjang jalan trans Yapen mulai dari kampung Arumarea, Tatui, Sasawa, Kamanap, Panduami dan Mariarotu sunyi . Warga takut keluar rumah dikarenakan adanya isu yang beredar bahwa akan dilakukan operasi gabungan pengejaran pelaku penembaikan di kampung Menawi Distrik Angkaisera hingga distrik Kosiwo. Terkhusus kampung Sasawa dimana selama ini dikenal sebagai basis pergerakan OPM warga tidak keluar rumah.(07/06/2012).

Suasana kekhawatiran dan kecemasan warga bertambah dikarenakan pada Jumat(08/06/2012)pasukan dari Kompi Brimob sudah tiba di Serui menggunakan KM.Dorolonda. Pasukan ini didatangkan guna membantu Polres Yapen dalam rangka mengejar pelaku penembakan di Polsek Angkaisera.

Sementara itu guru-guru yang tinggal di kota Serui yang sehari sebelumnya tidak datang untuk mengajar saat ini terlihat sudah mulai masuk sekolah untuk mengajar di berbagai tingkatan sekolah di distrik Angkaisera. Namun untuk malam hari kondisi masih terlihat mencekam dan mengkhawatirkan karena aktifitas warga sudah tidak bebas lagi. Polres Yapen belum bisa dikonfirmasi terkait keadaan terakhir di Distrik Angkaisera dan Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen. (04/AlDP)