Berita

Dipertanyakan, Boven Digoel Punya Tiga Kantor Bupati

Boven Digoel – Boven Digoel memang berbeda dengan kabupaten lain di Indonesia. Bukan hanya karena sebagai daerah bersejarah, namun juga ‘royal’ dalam membangun.

“Lihat saja, ini luar biasa, hanya ada di Boven Digoel dimana satu kabupaten memiliki sampai tiga kantor bupati,” kata Maret Klaru, Ketua Dewan Adat Nusantara Boven Digoel, pekan kemarin.

Menurutnya, pemborosan terjadi ketika uang dalam jumlah besar mengalir hanya untuk membangun gedung. Padahal setelah itu, dua kantor bupati ditinggal kosong. “Kalau uang yang ada dipakai untuk memperbaiki jalan, itu masuk akal, artinya untuk kepentingan umum, kalau untuk kantor pemerintah, itu percuma,” katanya.

Kantor Bupati dibangun di tiga lokasi di Tanah Merah. Bangunan megah dengan arsitektur modern berdiri dipinggir hutan. “Alasan mengapa dibangun karena kantor lama tidak dapat menampung seluruh pekerjaan pemerintahan, jadi dipindahkan. Ini juga sesuai dengan rencana tata kota kedepan, masalah mulai muncul ketika pembangunan kantor baru ditolak pemerintah kabupaten, akhirnya dibangun lagi kantor lain di lokasi berbeda,” kata Fabianus Senfahagi, Tokoh Masyarakat Auyu di Boven Digoel.

Ia berpendapat, pembangunan kantor baru bukan hanya berdampak pada laporan pertanggungjawaban pemerintah serta pemborosan anggaran, namun telah memberi status Boven Digoel sebagai daerah yang amburadul. “Ini fakta, bupati dipenjara, tidak ada asisten I bidang pemerintahan, sekda dan sekitar lima pejabat lain masih pelaksana tugas, kemudian ditambah dengan pembangunan kantor yang rasa rasanya tidak masuk akal,” paparnya.

Sebagai pemilik tanah, Fabianus menolak pembangunan yang tidak berpihak pada masyarakat. “Kita semua sudah bosan, selama dua tahun ini pemerintah seakan hilang, kita jalan sendiri, mau jadi apa daerah ini,” ucapnya.

Fabianus mengatakan, kesemrawutan di Boven Digoel berbau politis. “Ini ada pembiaraan. Akibat yang terjadi karena kebijakan yang semena mena melaksanakan sistem birokrasi. Anehnya, ada satu istilah yang muncul dari berbagai macam kejadian, yaitu Waskat, Wajib Stork ke atas,” katanya.

Ia mengajak seluruh warga Boven Digoel bergandengan tangan mendorong pemerintah Propinsi Papua secepatnya menunjuk Sekertaris Daerah definitif. “Karena Sekda berperan penting, ia sebagai motor dan gerak dari birokrasi dan pembangunan. Sekda definitif diperlukan untuk menjawab masalah di Boven Digoel,” pungkasnya. (02/ALDP)

 

  • Tinggal pelantikan bupati dan wakil bupati definitif bupati yesaya merasi, wakil bupati Aksamina temkon S.sos

  • Yang memperjuangkan bovendigoel, adalah ibu aksamina yg sdh ledalitas baik dari mpr/dpr ri,DPD ri, senayan jakarta, dprd provinsi, LMA dijayapura,ibu aksamina ditunjuk sebagai ketua PLT harian partai demokrat ibu aksamina tgl 1 april rapat paripurna dana pelantikan bupati dan wakil bupati

  • Untuk yusak yaluwo mantan bupati bovendigoel, sdh diberhenti kan secara permanen oleh mendagri, dan diberhentikan dari partai demokrat yg skg menjadi narapidana, akan ditambah lagi masa hukuman nya karna kasus korupsi jilid 2, membusuk lah yusak di dlm penjara,korupsi jilid 150 m karna kpk akan menaikkan kasus jilid 2 nya yg dilakukan oleh terpidana yusak,

  • Yesaya merasi dan semua jajaran skpd adalah boneka dari yusak yaluwo yg skg ada dipenjara suka miskin kota bandung, persiapan yusak dipindah ke nusa kambangan, cilacap jawa tengah, dimana penjara ditengah pulau yg mana sekelilingpenjara nya itu lautan