Dermaga Pulau Buaya Diminta Renovasi

Sorong – Warga Kelurahan Ram, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Papua Barat, meminta dermaga Pulau Ram diperbaiki. “Dibikin jadi lebih bagus, bukan papan, karena daerah ini merupakan tempat wisata di Sorong,” kata Festus Womsiwor, Ketua RW I/RT II Pulau Ram, pekan lalu.

Menurutnya, jembatan sepanjang kurang lebih 15 meter itu, tak layak digunakan. “Dermaga sudah rusak, kita bikin baik hanya dengan swadaya masyarakat, tidak ada bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Ia mengatakan, dermaga Pulau Ram dulunya dijadikan tempat transit ke pulau lain di Sorong. “Tapi sekarang tidak. Padahal banyak perahu datang sandar di sana. Dermaga yang bagus mencerminkan keadaan kampung. Orang datang lihat dermaga rusak, pasti dalam kampung juga rusak,” ucapnya.

Festus meminta, selain dermaga, perlu dibangun sebuah tembok penahan air laut. “Sepuluh atau dua puluh tahun mendatang, kita tidak akan lihat lagi ada pulau, karena air laut tiap hari datang dan kikis semua. Itulah sebabnya perlu ada tembok besar, seperti tembok Berlin dalam Kota Sorong,” katanya lagi.

Abrasi telah mengancam Pulau Ram. “Dulu jarak ke pantai masih bisa kita lihat. Sekarang belakang rumah sudah pantai, air laut tiap jam pukul tiang rumah. Tinggal tunggu saja kapan pulau ini tenggelam,” ujar Festus.

Pembangunan lanjut Festus, tak bisa disebut merata. “Sedikit memang ada, tapi tidak sampai lima puluh persen. Saya juga mau bilang, wisata Pulau Ram ini belum ditata, waktu liburan, anak sekolah semua datang disini berlibur, ini kalau ditata benar, pulau Ram paling necis. Program wisata ini dari bupati Sorong dulu, Ataruri. Sekarang ditinggal begitu saja,” paparnya.

Ia berharap pemerintah Kota Sorong serius membangun kampung. “Kita itu jaraknya dekat dengan kota, kenapa pemerintah tidak pernah mau datang lihat, dermaga rusak saja kita yang swadaya, dimana pemerintah,” pungkasnya. (tim/ALDP)