Depkumham Papua Dituding Kantor Korup

Depkumham Papua Dituding Kantor Korup

Spanduk pengunjuk rasa di Depkumham Papua

Jayapura – Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Propinsi Papua dituding korup. Seleksi CPNS Kemenkumham tahun 2012 jauh dari keadilan dan penuh nepotisme.

“Sudah ketahuan, ada dugaan permainan uang, mereka (Dekumham) tahu itu,” kata Renny Rumkabu, pengunjuk rasa dalam demontrasi di kantor Depkumham Papua, kemarin.

Ia mengatakan, panitia seleksi CPNS telah menentukan siapa saja yang berhak lolos. Nepotisme juga terjadi dengan banyaknya anak dari pegawai Depkumham yang ikut tes. “Itu namanya nepotisme, kalau benar berpihak pada orang Papua, bukan caranya memasukan anak sendiri ikut ujian, nepotisme itu,” ujarnya.

Tudingan sangat korup diperlihatkan pengunjuk rasa dengan bukti adanya sejumlah nama diberi tanda silang meski mereka mempunyai nilai tinggi. “Itu apa, tanda-tanda silang, terus terang saja, dari kita ada yang sudah kasih uang besar, tapi nyatanya tidak lolos,” katanya.

Endang, pejabat Depkumham Papua menampik adanya permainan uang dibalik seleksi CPNS Kemenkumham tahun 2012. “Tidak ada, mana buktinya, kalau ada bukti, silahkan kasih ke kami dan akan kita proses oknum yang menerima uang,” ucapnya.

Menurut dia, tudingan pendemo tak beralasan. Pihaknya berpedoman pada aturan dan tidak mungkin melakukan tindakan kolusi, korupsi dan nepotisme. “Jangan asal bicara, kita perlu bukti,” katanya lagi. (JO/Jayapura)