Deklarasi HAM Lembah Baliem Ditandatangani

Deklarasi HAM Lembah Baliem Ditandatangani

Wamena-Setelah melakukan sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati hari Hak Asasi manusia tahun 2013, pastor Jhon Jonga Pr dan komunitas pemuda di Wamena melaksanakan peringatan puncak pada tanggal 18 desember 2013 di gedung Soskat Wamena.

“Kita tahu bahwa masalah hak asasi manusia, khususnya sejumlah aksi kekerasan masih terus terjadi, selain itu hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik juga masih diabaikan. Bahwa hak hidup setiap orang tidak boleh diambil oleh senjata,parang dan kampak,” demikian pengantar Pastor yang terkenal humanis itu.

Pada kesempatan itu kemudian dikeluarkan satu Deklarasi yang diberi nama Deklarasi  Lembah Baliem.

Deklarasi berisi 5 point penting yakni : 1). TNI/POLRI,TPN/OPM dan masyarakat sipil bersenjata “Stop’ membunuh; 2).”Stop’ Korupsi, Kolusi, Nepostisme. ”Stop” HIV/Aids, ”Stop” Pemasokan minuman keras, memproduksi minuman lokal dan mabuk ; 3).Jangan lagi membunuh, merusak harga diri dan nilai-nilai adat(Pembakaran honai adat dan pembongkaran tempat-tempat sakral) ; 4).”Stop” jangan lagi menghancurkan persaudaraan sebagai sesama manusia  ; 5). “Stop” konflik perang antar suku hanya untuk kepentingan penguasa,para elit dan pemodal.

Kemudian deklarasi ditandatangani silih berganti oleh Gubernur Papua, ketua MRP, Ketua DAP Baliem,  Dandim Wamena, Komandan Batalyon, Wakapolres Wamena, Komnas Perempuan dan Direktur AlDP, Anum Siregar

“Deklarasi ini berarti silo atau larangan agar tidak terjadi lagi di tanah ini.. Kita mesti bekerjasama untuk mencegah kekerasan dan mencari solusi damai di tanah Papua,” Ujar Pastor Jhon dengan mantap..(Tim/AlDP).