Bripka  Suherman dan Briptu J Damanik Membenarkan Keterangan Saksi Korban

Bripka Suherman dan Briptu J Damanik Membenarkan Keterangan Saksi Korban

Jayapura – Persidangan terhadap pelaku penculikan dan penyiksaan 3 warga masyarakat di Pantai base G Jayapura kembali di gelar di Pengadilan Negeri Klas I A Jayapura dengan agenda pemeriksaan saksi.

Jaksa Penuntut Umum(JPU) Sulistyo SH dan Selan SH menghadirkan saksi korban yakni 3 pemuda di pantai Base G yang merupakan warga asli Biak.(2/12/2015).

Ketiganya yakni Yafet Awom(19 tahun), ELiezer Wilhelmus Awom(26 tahun) dan Soleman Yom(24 tahun), diperiksa sekaligus sebagai saksi.

Elisezer Awom menceritakan kronologis penangkapan, penculikan dan penyiksaan yang mereka alami. Mulai dari lokasi awal di pantai base G,lalu dibawa ke Dok 9, kemudian ke kampung Buton Skyline, hingga ke Sosiri Sentani Barat.

“Sepanjang perjalanan kamu dipukul, pakai tangan dan pakai sangkur, berganti-gantian,”jelasnya.

Yafet juga menjelaskan bahwa selain dipukul, dirinya menunjukkan luka bakar di dada kirinya,dadanya dijadikan asbak oleh pelaku.

Usai mendengarkan keterangan saksi korban,hakim menanyakan kepada terdakwa Bripka Suherman dan Briptu J Damanik, keduanya anggota Polresta Jayapura.

“Apakah benar keterangan saksi?” Tanya hakim ketua A.Infandi SH.

“Benar,” jawab kedua terdakwa.

Hakim kemudian mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh terdakwa sangat tidak terpuji apalagi terdakwa berpredikat sebagai aparat kepolisian yang seharusnya melindungi masyarakat.

Sidang kemudian ditunda hingga tanggal 10 Desember 2015 guna mendengarkan tuntutan dari JPU.(Tim/AlDP).