Berkas Pembebasan Bersyarat Apot dkk Belum Sampai di Dirjen PAS

Berkas Pembebasan Bersyarat Apot dkk Belum Sampai di Dirjen PAS

Jayapura-Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kliennya, selaku kuasa hukum dari klien kasus pembobolan gudang senjata Kodim Wamena tahun 2003, Cory Silpa SH dari AlDP mendatangi kantor Dirjen Lembaga Permasyarakatan (Dirjen PAS) Kementrain Hukum dan HAM RI di Jakarta.

Adapun maksud tujuan ke Dirjen PASuntuk mengecek pengusulan Pembebasan bersyarat (PB) bagi para kliennya.

“Namun saat bertemu dengan pak Mochtar yang membidangi bagian Pembebasan Bersyarat (PB) diruang kerjanya yang bertempat di lantai tiga, ruang dua belas, belum ada hasil yang menggembirakan,” Ujar Cory Silpa pecan lalu.

Menurutnya, saat ditemui, “ Pak Mochtar mengatakan bahwa sampai saat ini pihak Dirjen PAS (bagian Pembebasan Bersyarat) belum mendapatkan permohonan pengajuan pembebasan bersyarat (PB) klien kami”.

“Padahal upaya pengajuan sudah dilakukansejak tahun lalu”.

Cory juga meminta klarifikasi sehubungan dengan sejumlah syarat administrasi yang harus dilengkapi kliennya seperti Surat Penjamin dan Surat Pernyataan setia pada NKRI, sebab kliennya dituduh melakukan makar.

“Surat Penjamin, sudah kami tandatangani selaku kuasa hukum kalau surat pernyataan, klien kami menolak, sepertinya ini yang membuat proses tidak jalan”.

Lanjutnya, “ apalagi kemudian Pak Mochtar mengatakan bahwa hal tersebut harus dipenuhi (Penjamin dan Pernyataan setia pada NKRI). Ini ditetapkan menajdi syarat mutlak. Akan percuma saja kalau syarat tersebut tidak dipenuhi”.

Dirinya kemudian diminta untuk mengecek kembali pengajuan permohonan dan kelengkapan kliennya pada Kanwil Hukum dan Hak Asasi Manusia provinsi Papua.

Semuanya kelengkapan persyaratan akan diuji pada sidanginternal baik di tingkat LAPAS, Kanwil dan dirjen PAS.(Tim/AlDP).