Berita

Aspirasi Pemekaran Yapen Utara Terpecah Belah

Serui – Aspirasi pemekaran kabupaten Yapen Utara disebabkan kekecewaan warga yapen Utara terhadap pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, demikian menurut Filemon Kuwe kepala kampung Rosbori di Yapen Utara.

“Selama ini kami dianaktirikan dalam pembangunan di Yapen, di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun infrastruktur.Jika begini maka kami lebih baik menjadi kabupaten berdiri sendiri atau bergabung dengan kabupaten Biak saja,” tambahnya ketika dijumpai AlDP Online pekan lalu.

Menurut Orgenes Runtuboi mantan kepala Bappeda Serui, “Dulu memang kami berencana membuat dua kabupaten saja yaitu Yapen bagian Utara dan bagian Selatan karena hanya sekitar 20-30% saja dana pembangunan yang diberikan ke Yapen bagian Utara”.

Menurutnya semula direncanakan pemekaran Yapen Utara tapi kini aspirasi warga malah terpecah karena yang muncul pemekaran untuk kabupaten di Yapen Barat Utara (Yabaru) dan Yapen Timur. Akibatnya beberapa wilayah di Yapen Utara turut juga dimasukan dalam wilayah Yabaru maupun Yapen Timur.

Yapen Bagian Utara terdiri dari beberapa distrik yaitu mulai dari Barat terdiri dari Distrik Poom, Windesi, Yapen Utara serta Raimbawi. Masing-masing Poom dan Windesi saat ini masuk dalam rencana pemekaran Kabupaten Yapen Barat Utara. Sementara Distrik Yapen Utara dan Raimbawi masuk dalam rencana pemekaran Yapen Timur.

“Situasi ini akan rumit karena akan menimbulkan konflik di tingkat akar rumput, terjadi perebutan wilayah untuk masuk di wilayah pemekaran kabupaten,” kata Ebson salah satu aktifis pekerja social. Katanya, berubahnya wilayah dalam aspirasi pemekaran disebabkan aspirasi pemekaran yang diperjuangkan sejak tahun 2007 belum berhasil sehingga sebagian warga membentuk aliansi baru untuk pemekaran kabupaten. (04/AIDP)