Asisten I Nabire : Kalau Tidak Rukun Masyarakatnya, Tidak Bisa Membangun Daerah

ASISTEN 1 NABIRENabire–Kerukunan dalam masyarakat sangat memberikan efek penting dalam menjalankan seluruh pembangunan di daerah.

“Kalau tidak rukun masyarakatnya, tidak bisa membangun daerah”

Demikian yang disampaikan Asisten I Bidang Pembangunan Sekda Pemerintah Kabupaten Nabire Bapak Sukarni di ruang kerjanya saat bertemu dengan tim dari AlDP dan perwakilan masyarakat, Kamis (16/02/2016).

Lanjutnya kerukunan dan damai harus dibangun oleh semua masyarakat dari semua etnis, tidak bisa hanya satu pihak.

“Semua pihak harus terlibat menjaga perdamaian dan kerukunan, jangan ribut-ribut”, tegasnya.

Saat ditanya oleh tim AIDP apa peran pemerintah dalam menjaga perdamaian, beliau menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kerukunan di masyarakat. Mulai dari memfasilitasi pertemuan antar suku dan juga terkait dengan berbagai kebijakan pemerintah yang tidak diskriminasi.

“Pemerintah harus adil dalam membuat kebijakan pembangunan, jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak diperhatikan”, jelasnya.

Sukarni juga mencontohkan pembangunan bidang pariwisata yang harusnya bisa dikelola dengan baik dan benar. Menurutnya pariwisata yang ada di Nabire seperti adanya wisata hewan seperti ikan paus yang selama ini sering dikunjungi wisata baik dari lokal dan mancanegara. Harusnya masyarakat lokal juga bisa dilibatkan dalam pengelolaanya dan bekerjasama dengan pemerintah.

“Kalau pemerintah dan masyarakat bekerjasama mengelola wisata tentu akan mendatangkan penghasilan baik untuk masyarakat dan juga pemerintah,” terangnya. Menuurtnya peranserta pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kepercayaan dalam pembangunan.

Asisten I juga menyinggung soal konflik-konflik masyarakat, menurutnya konflik yang ada di masyarakat selama ini karena ada yang merasa tidak diperhatikan kesejahteraanya.

Ada kecemburuan dan pemerintah sedang berusaha mencoba bekerja dengan baik, walaupun masih banyak kekurangannya.

Lanjutnya lagi, berdialog dengan masyarakat merupakan cara yang tepat untuk mengetahui permasalahan dan juga keluhan masyarakat. Sehingga membudayakan dialog dalam menyelesaikan masalah menjadi sangat penting untuk menyelesaikan persoalan baik persoalan pemerintah dengan masyarakat dan juga persoalan diantara masyarakat itu sendiri.

“Jangan sampai ada konflik dan ada yang menjadi korban dan masyarakat yang dirugikan pada akhirnya, hal tersebut sangat tidak menguntungkan”, pungkasnnya. (TIM/AIDP)