Berita

Asisten I Kabupaten Jayawijaya : Selain Pembangunan Phisik Perlu Pembangunan Sosial

IMG-20171111-WA0009Wamena-Kota Wamena memiliki masalah sosial yang sangat tinggi seperti peredaran miras, anak-anak jalanan, dan HIV Aids.

Masalah tersebut masih sulit diatasi karena mobilisasi penduduk yang sangat tinggi di kota Wamena. Jelas Asisten I kabupaten Jayawijaya dihadapan tim lobby dialog untuk Papua tanah damai di ruang kerjanya.(09/10/2017).

Menurut Asisten I Jayawijaya, banyaknya penduduk di kota Wamena bukan saja penduduk setempat tetapi orang-orang yang berasal dari kabupaten-kabupaten pemekaran lainnya. Sebagaimana diketahui bahwa Wamena merupakan kabupaten Induk yang menjadi sentral aktifitas usaha, transportasi dan sosial di daerah pegunungan tengah.

Oleh karena itu, masalah yang terjadi di Wamena hendaknya mendapatkan perhatian dari bupati di sekitarnya.

“Infrastruktur sudah banyak berkembang. Tapi pembangunan yang diperlukan bukan hanya pembangunan phisik tetapi juga pembangunan sosial yang dituntut”

Lanjutnya, “memang ada masalah juga, antara kecepatan masyarakat yang menuntut dengan kecepatan pemerintah untuk merespon tidak seimbang”.

Menanggapi hal tersebut, Yuli Languwo direktur SKP KC Fransiskan Jayapura dan juga anggota Tim menegaskan agar pemerintah mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengatasi masalah tersebut. Tidak saja di tingkat atas tetapi juga dibawah dengan melibatkan tokoh-tokoh agama.

“Soalnya masalah di tingkat generasi muda di Wamena termasuk di pengunungan ini sudah merupakan ancaman bagi generasi Papua ke depan,”terang Yuli.

Sedangkan Pares Wenda, tokoh pemuda Baptis dan anggota tim turut mempertegas perlunya mengaktifkan kembali Asosiasi bupati Pengunungan Tengah yang dulu sempat aktif di tahun-tahun 2013-2014.

“Ini untuk menjawab persoalan bersama yang dihadapi penyelenggara pemerintahan di Pegunungan Tengah,”imbuhnya.(Tim/AlDP).

Wamena-Kota Wamena memiliki masalah sosial yang sangat tinggi seperti peredaran miras, anak-anak jalanan, dan HIV Aids. Masalah tersebut masih sulit diatasi karena mobilisasi penduduk yang sangat tinggi di kota Wamena. Jelas Asisten I kabupaten Jayawijaya dihadapan tim lobby dialog untuk Papua tanah damai di ruang kerjanya.(09/10/2017).