Areki Ditangkap Tanpa Surat Penangkapan

areki 1Jayapura-Areki Wanimbo tidak menyangka harus berurusan dengan polisi, apalagi sampai di tahan dan akan menjalani proses hukum yang panjang.

“Bagi masyarakat di tempat saya berasal, saya adalah kepala suku, setiap ada masalah saya yang bantu selesaikan, kami bicara baik-baik di honai, saya tidak menyangka dibawa ke kasus ini,” katanya memulai pembicaraan di Rutan Polda Papua*13/08/2014).

Penangkapannya diawali dengan kunjungan 2 orang jurnalis asing ke rumahnya, Areki mengatakan tidak mengenal mereka, baru pertama kali bertemu.

“Mereka datang sekitar jam 11 siang, kemudian saya kembali kerja di kebun, tapi sekitar jam 3 sore, polisi datang ke rumah dan tangkap saya,” jelasnya.

Istri Areki yang turut menjenguknya mengatakan bahwa banyak sekali polisi yang datang untuk menangkap suaminya, ada sekitar delapan mobil, satu mobil masuk langsung ke halaman rumahnya. Diantara beberapa orang polisi, ada yang mengenakan penutup wajah dan bersenjata.

Polisi mengelilingi rumahnya, melakukan penggeledahan dan kemudian menggiringnya ke Polres Jayawijaya tanpa Surat Perintah Penangkapan.

Secara phisik dia tidak mengalami penyiksaan namun dihujani kata-kata makian yang tidak mengenakan dan ancaman akan dibunuh.

“Sebagai orang Papua, sudah biasa dengar begitu, saya diam saja,”katanya sambil tersenyum getir.(Tim/AlDP)