Apolos Sewa dkk Berstatus Tersangka dan Wajib Lapor

Apolos Sewa dkk Berstatus Tersangka dan Wajib Lapor

Jayapura-Setelah mendekam selama 2 hari di Polresta Sorong, Apolos Sewa, Yohanis Goram, Amandus Mirino dan Samuel Klasjok dilepas oleh pihak Polresta.

“Status kami sebagai tersangka,” jelas Apolos Sewa yang juga merupakan Ketua Dewan Adat Papua(DAP)Doberay melalui telepon seluler kepada AlDP Online.(30/08/2013).

Penangkapan dimulai saat mereka melakukan ibadah penyambutan terhadap kapal Freedom Flotilla yang dikabarkan akan memasuki perairan Papua, di sekitar Merauke, begitu pengakuannya. Ibadah yang dihadiri sekitar 300 orang di Aula gereja Maranatha bersebelahan dengan kantor Walikota Sorong atau sekitar 150 meter dari Polresta Sorong.

“Kami ditangkap sore hari tanggal 28 Agustus 2013 dan langsung dilakukan pemeriksaan,” katanya lagi. Menurutnya pemeriksaan berlangsung sekitar 1,5 jam. Saat diperiksa pertama kali, mereka masih berstatus sebagai saksi.

“Besoknya(29/08/2013), kami kembali diperiksa, sekitar jam 4 sore, sudah ditulis sebagai tersangka. Kami dituduh melakukan makar dan dikenakan pasal 106 KUHP. Saya tanya kenapa beda, mereka jawab yang kemarin baru pemeriksaan awal”.

Tak lama setelah itu mereka baru diberikan Surat Perintah Penahanan dan kemudian muncul lagi Surat Keterangan dilepas.

Selain itu mereka juga membuat surat pernyataan yang isinya bersedia setiap saat apabila dipanggil oleh penyidik, mendukung proses hukum sampai ke pengadilan dan wajib lapor setiap hari senin dan kamis.

Maka sekitar jam 22.30, Apolos dan ketiga temannya meninggalkan Polresta Sorong. Mereka berharap ada keadilan buat proses yang sedang mereka hadapi.(Tim/AlDP).