Anum Siregar : Penanganan Kasus Areki Wanimbo Harus Profesional

Foto berita pertamaWamena-Masih menindaklanjuti kasus penangkapan terhadap tokoh dewan adat Lani Jaya, Areki Wanimbo, Polres Jayawijaya kembali memeriksa 3(tiga) orang sebagai Saksi yakni Piter Wanimbo, Theo Hesegem dan Aki Logo.

“Semuanya masih berstatus saksi, namun kami diminta untuk damping, setidaknya untuk memberikan masukan dan berdiskusi dengan mereka yang dipanggil,” Anum Siregar SH salah satu Tim Penasehat Hukum, di Polres Jayawijaya, saat dihubungi AlDP Online(27/08/2014).

Menurutnya Pihak Penyidik harus menjalankan tugasnya secara profesional termasuk saat melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

“Harus jelas arahnya, semuanya harus ada dasar, dalam hal ini sejauh mana alat bukti yang sudah didapat dari peristiwa penangkapan Areki Wanimbo, jangan masih meraba-raba, berganti-ganti pasal dan alat buktinya juga terkesan dipaksakan,” jelasnya lagi.

Areki Wanimbo dituduh melakukan makar sebagaimana tertuang dalam Pasal 106 KUHP dan Pasal 110 KUHP mengenai Permufakatan jahat.

Lanjutnya, “Arahnya adalah tuduhan secara bersama-sama melakukan makar, sehingga bukan tidak mungkin akan dikembangkan kepada beberapa orang lainnya. Maka semua ini harus dilakukan secara professional, jangan dipaksakan atas nama kewenangan. Uraian atas satu peristiwa harus jelas, jangan dikait-kaitkan kalau tidak jelas”.

Pemeriksaan terhadap 3(tiga) orang saksi tersebut, langsung dilakukan oleh Tim Polda Papua dan pihak Imigrasi di Polres Jayawijaya.(Tim/AlDP).