Anum Siregar : Kalau Aktifis Tidak Aman, Mana Pantas Negara Ini Disebut Demokratis

Anum Siregar : Kalau Aktifis Tidak Aman, Mana Pantas Negara Ini Disebut Demokratis

anumWamena-Anum Siregar SH Kuasa Hukum Areki Wanimbo dari kantor ALDP, mengalami perampokan dan penganiayaan saat menyusuri trotoar di samping hotel Rannu Jaya di Wamena.

“Saya sudah merasa ada yang mengikuti saya saat saya dan Yusman mencari toko ATK di sepanjang jalan hotel Rannu Jaya,” ujarnya.

Saat itu Anum bersama Yusman sedang mencari toko ATK untuk kepentingan pendampingan mereka.

“Saat kami jalan, ada orang yang berjalan terburu-buru ke arah kami dari depan , lantas ada orang yang berdiri disamping . Kami sempat melewati dia.Hanya sekitar satu menit setelah itu, tali tas saya diputus dari belakang dan ditarik”.

Menurut Anum kejadiannya sangat cepat, dia berusaha melawan tapi tasnya terlepas dari genggaman dan tangannya terasa keram, saat itu dia belum menyadari kalau tangannya telah luka.

“Saya sempat berteriak, orang itu langsung lari membawa tas saya”

Lanjutnya, “Setelah kami tidak berhasil mengejarnya, saya kaget melihat tangan saya sudah berdarah dan terasa keram,”.

Anum kemudian ke rumah sakit dan tangannya mengalami 2 jahitan,”Tidak kena urat, kalau kena kata dokter dioperasi”.

Anum tidak mau buru-buru menduga bahwa kejadian tersebut ada kaitannya dengan kehadirannya sebagai Kuasa hukum Areki Wanimbo yang sedang mengajukan gugatan praperadilan.

“Kita tidak tahu, belum tahu,tapi motif apapun dan alasan apapun kejadian seperti itu tidak boleh terjadi karena tidak ada rasa amanĀ  dan perlindungan dalam bekerja”.

“Initinya kalau situasi kamtibmas tidak aman, dimana tanggungjawab polisi, kalau aktifis tidak aman mana pantas negara ini disebut demokratis,” katanya tegas.(Tim/AlDP)..