Anum Siregar : Dialog Pendekatan Penyelesaian Masalah Tanpa Kekerasan

060515Timika – Pemerintah kabupaten Mimika menyelenggarakan Semiloka dan doa bersama dalam rangka memperingati satu tahun pencanangan Mimika tanah damai.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang berasal dari perwakilan agama, kepemudaan dan perempuan dibuka oleh sekretaris daerah Timika Drs. Ausilius You. Selain itu hadir Dandim Mimika dan Kapolres Mimika.

Pembicaraan pada kegiatan tersebut adalah ketua FKUB Mimika, kepala kantor Agama kabupaten Mimika dan Latifah Anum Siregar yang mewakili Jaringan Damai Papua (JDP).

Siregar dalam paparannya mengatakan bahwa Papua tanah damai merupakan visi bersama, keadaan yang dicita-citakan oleh masyarakat di Papua. Keadaan tersebut didambakan karena banyaknya permasalahan di tanah Papua.

Siregar kemudian menjelaskan berbagai persoalan yang ada di Papua ke dalam 3 kluster yakni persoalan Politik hukum dan Keamanan, Sosial ekonomi dan Sosial Budaya.

“Jaringan damai papua menawarkan pendekatan dialog untuk menyelesaikan masalah di Papua,” Ujarnya(01/05/2015)

Sedangkan sekda Mimika Drs. Ausilius You dalam sambutannya mengatakan bahwa kedamaian di Mimika adalah cita-cita semua orang.

“Kalau Mimika damai baru Papua damai, kalau Timika kacau, maka kacau seluruh Papua, kekacauan di Timika ini yang menjadi sorotan seluruh dunia,” katanya.

Lanjutnya,” Kita harus ubah istilah dari Timika yang sering dikatakan Tiap minggu kacau menjadi Tiap minggu kasih Allah”.

Sekda juga menegaskan perlu membangun diskusi dengan berbagai pihak dalam mengurangi aksi-aksi kekerasan. Selain itu dia juga menghimbau agar tokoh agama lebih memperhatikan umatnya.

“Setiap tokoh agama, pendeta,pastor dan haji atau ustaz harus mengetahui umatnya, setiap RT atau RW harus mengetahui warganya.Jadi masing-masing harus menjalankan tanggungjawabnya.(Tim/AlDP).