Anak-Anak Ikut Mencoblos

Anak-Anak Ikut Mencoblos

Timika-Pada Pilkada Kabupaten Mimika (10/10/2013), pemilih sangat antusias mendatangi TPS terutama di Distrik luar kota Mimika. Sayangnya masih banyak yang tidak tahu bagaimana mencoblos atau harus memilih siapa, apalagi jika mereka buta huruf, terutama kaum perempuan.

Sehingga biasanya, petugas KPPS mendampingi di dalam atau pinggir bilik coblos yang tidak benar-benar tertutup atau rahasia. Pemilihpun tidak ragu bertanya, petugas KPPS membantu menunjukkan cara mencoblos dan melipat kembali surat suara.

Masih ditemukan anak-anak ikut antri mencoblos apalagi di TPS yang tidak membagikan Surat Pemberitahuan dari RT untuk datang mencoblos. Mereka ikut dala mantrian yang panjang, 3 atau 4 anak sekali antri. Ambil Surat Suara dan langsung mencoblos.

“Kalau ditanya kenapa RT setempat tidak memberikan undangan atau pemberitahuan, karena penduduk di sini berpindah-pindah, selain itu karena administrasi pemerintahan belum tertib,” Ujar Agustinus Roya, Ketua Panwaslu Kabupaten Mimika diruang kerjanya.(10/10/2013).

Di TPS 01 Kampung Utikini Baru Distrik Kuala Kencana, belasan anak berumur 12-14 tahun ikut mencoblos. Suasana mencoblos yang ramai, apalagi 3 TPS saling berdekatan karena dalam ruang kelas di SD InpresUtikini, maka sepintas Nampak seperti hiburan. Anak-anak pun antri seperti sedang ikut bermain.

Tak ada yang mencegah, baik petugas KPPS, saksi ataupun aparat keamanan. Bahkan Nampak ada seorang anak akan antrian untuk kedua kali, kemudian dicegah karena jarinya sudah terkena tinta.

“Seharusnya petugas KPPS, saksi dan pengawas di lapangan yang menjalankan perannya dengan baik dant egas,” katanya..(Tim/AlDP).