Amos Dioperasi,Yulius Diperbolehkan Rawat Jalan

Amos Dioperasi,Yulius Diperbolehkan Rawat Jalan

RS Dok II Jayapura

Jayapura-Sesuai dengan rencana semula maka Amos Abaa salah satu korban penembakan 15 mei 2012 di lokasi 45 Degewo,Paniai menjalani operasi di RSUD Dok II Jayapura(25/05/2012).

Sebelum operasi,Amos sempat menjalani tranfusi darah sebanyak 3 kantung, satu kantung malam hari dan 2 kantung saat operasi. Kini untuk berjaga-jaga,masih ada 2 kantung darah sebagai persediaan.

Operasi untuk memasang pen luar pada tulang kaki kirinya yang robek akibat diterobos 3 butir peluru, langsung ditangani oleh ahli bedah tulang murni dan dilakukan sekitar 3 jam dengan bius local.

Setelah itu Amos langsung dipindahkan ke ruang bedah pria RSUD Dok II meski terlihat pucat namun Amos sesekali masih bersuara dan mengeluh sakit kepada Markus,saudaranya yang setia menemaninya.Dari pantauan AlDP Online,2 botol infuse tetap terpasang pada tubuhnya.

Sedangkan Yulius Kegepe korban dari peristiwa yang sama,masih terbaring di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Dok II. Yulius malam sebelumnya sempat menjalani foto pada dada dan perut sebanyak 2 kali dan USG untuk memastikan tidak ada benda asing yang bersarang ditubuhnya.

“Tidak ada benda asing,” Ujar dokter Anton Mote memastikan sambil memperlihatkan hasil radiologi,dokter Anton pun menambahkan bahwa Yulius sengaja tidak dipindahkan ke bangsal sebab kondisi tubuhnya sudah cukup membaik.Dia juga dideteksi menderita sakit lain,di luar akibat penembakan tersebut.”Ada masalah dengan ginjalnya,” lanjut dokter Anton.  Namun dokter Anton mengatakan bahwa Yulius dapat menjalani rawat jalan dan control kembali ke RSUD Jayapura.

Ketika seorang keluarga Yulius mengatakan jika tidak ada penyakit yang serius,mereka akan membawa Yulius segera balik ke Nabire,” Jangan,dia boleh rawat jalan tapi tetap control dulu di sini, nanti dokter yang akan merekomendasikan kapan dia bisa balik ke Nabire,” jelas dokter Anton.(Tim/AlDP).