Alpius Toam: Membangun Kampung Di Mulai Dari Mana?
Ilustrasi unjuk rasa di Papua

Alpius Toam: Membangun Kampung Di Mulai Dari Mana?

Kantor Kepala Kampung Yakonde

Jayapura – Untuk mengubah ketertinggalan suatu kampung, pembangunan yang dilakukan harus didukung oleh  pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh Alpius Toam Ketua Lembaga Perencanaan Masyarakat Kampung (LPMK) Kampung Yakonde Distrik Waibu Kabupaten Jayapura pekan lalu kepada AlDP Online di Kampung Yakonde.

Pertanyaannya,” Membangun sebuah kampung harus dimulai dari mana sebaiknya?. Membangun kampung harus melihat dari sejarah masa lalu kampung tersebut”.

Menurutnya kampung Yakonde dulu, tidak tertata baik dan tidak banyak penduduk yang hidupnya seperti sekarang ini.  Sekitar tahun 1950 hingga tahun 1980-an Yakonde merupakan kampung yang sangat tertinggal, sebagian rumah masih terbuat dari gaba-gaba sagu untuk dijadikan dinding dan atap rumah terbuat dari daun sagu.

Tetapi dibandingkan dengan sekarang ini kondisinya jauh berbeda dan sudah berubah jauh lebih baik. Rumah-rumah sudah menggunakan papan yang lebih kuat dan juga sudah ada rumah yang terbuat dari batu.

Dulu fasilitas untuk kepentingan masyarakat juga tidak ada, “seperti balai kampung, kantor kepala kampung dan gereja. Setiap ada pertemuan kampung selalu berpindah-pindah dari rumah-ke rumah warga”.

Alpius mengungkapkan bahwa pentingnya sebuah sejarah, “karena sejarahlah pembangunan itu ada dan membuat kita terinspirasi untuk membangun,” terangnya.

Menurutnya lagi setelah melihat pada sejarah, barulah pembangunan dapat dilakukan dengan cara partisipatif. “Masyarakat harus dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sehingga pembangunan di kampung akan tercapai dengan baik”.

Alpius Toam memberikan contoh bukti dari pembangunan yang partisipatif adalah Kampung Yakonde yang sekarang menjadi salah satu kampung percontohan di wilayah Kabupaten Jayapura. Kampung yang cukup mandiri dan juga ekonomi masyarakat sudah jauh lebih baik hari ini. (Tim/AIDP)