Aki Logo : Kami Berencana akan Menonton Festifal Perang-Perangan

IMG20150129104734Wamena – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari terdakwa Areki Wanimbo yang dituduh melakukan makar, menghadirkan 3 (tiga) orang saksi pada agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Wamena (11/02/2015).

Saksi Aki Logo yang diperiksa lebih dulu adalah seorang penterjemah yang mengantarkan 2 jurnalis asal Perancis saat mendatangi rumah Areki Wanimbo kepala suku besar Lanny Jaya pada tanggal 6 Agustus 2014.

“Saya diperkenalkan oleh Domi sehari sebelumnya (tanggal 5 Agustus 2014), katanya mereka mau nonton perang-perangan, saya diminta menterjemahkan. Besoknya saya antar mereka lebih dulu ke rumah pak Areki Wanimbo,”katanya.

Lebih jauh Logo mengatakan bahwa dirinyalah yang menjemput 2 jurnalis secara berurutan. Di rumah Areki Wanimbo selain mereka ada juga Domi Sorabut dan Theo Hesegem.

Ketika ditanya siapa yang memutuskan untuk ke rumah Areki Wanimbo, Logo mengatakan itu disampaikan oleh Domi (Dominikus Sorabut).

Akan tetapi Logo tidak mengentahui apakah ada komunikasi sebelumnya.

“Saya hanya menterjemahkan, itupun hanya sebentar, sekitar satu jam,” jelasnya.

Menurutnya mereka agak lama di rumah Areki Wanimbo karena istri dari Areki Wanimbo kemudian menyiapkan teh, mereka mengobrol sesaat dan kemudian mengantarkan pulang 2 jurnalis asal Perancis.

Aki mengakui tidak melihat surat yang dikeluarkan oleh Dewan Adat Lanny Jaya untuk meminta sumbangan ataupun buku agenda yang didalamnya terdapat tulisan mengenai ’pembelian senjata Enden Wanimbo’.

Di tengah jalan, saat Aki Logo dan Theo Hesegem mengantarkan pulang kedua jurnalis Perancis ditangkap oleh pihak Serse Polres Jayawijaya.(Tim/AlDP).