3 Korban Penganiayaan Menjalani Pemeriksaan di Polda Papua

3 Korban Penganiayaan Menjalani Pemeriksaan di Polda Papua

Copy of IMG_6127Jayapura – 3 (Tiga) warga Base G Jayapura yang mengalami salah tangkap dan penganiayaan oleh anggota Polisi menjalani pemeriksaan di Polda Papua.(03/09/2015).
Polda Papua memproses pengaduan mereka berdasarkan Laporan Polisi  LP/209/VIII/2015/SPKT Polda Papua tanggal 31 Agustus 2015.

Ketiganya yakni Yafet Awom (19 tahun), ELiezer Wilhelmus Awom (26 tahun) dan Soleman Yom(24 tahun), diperiksa di bagian Propam Polda Papua terkait Kode Etik yang diduga telah dilanggar oleh anggota Polisi dari Polresta Jayapura.
Selain itu mereka juga menjalani pemeriksaan sebagai  korban di reskrim Polda Papua terkait laporan Pidana.
“Mereka bertiga sehari-hari lebih banyak sebagai nelayan di sekitar pantai Base G. Mereka bukan saja mengalami salah tangkap tetapi mereka juga mengalami penyiksaan. Mereka dianiaya,” jelas Anum Siregar SH,MH yang bertindak sebagai Penasehat Hukum.
Lanjutnya, “Keterangan para korban mengatakan mereka didatangi oleh 4(empat) orang yang menggunakan mobil avanza dan menuduh mereka mencuri motor. Dipaksa masuk ke dalam mobil”.
“Mereka juga dipukul dengan gagang sangkur dan gagang pistol. Dibawa ke kampung Buton, Youtefa dan ke Koya lantas ke kampung Sosiri. Salah satu korban lehernya ditusuk dengan sangkur, diancam untuk di bunuh,” Mereka telah menjalani visum et repertum di RSUD Jayapura.
Anum juga menjelaskan bahwa telah melakukan koordinasi dengan pihak Reskrim Polda untuk mendampingi ke 3 korban tersebut. Ketiganya akan didampingi oleh Tim PH dari AlDP.
Pihaknya mendapat infromasi dari bagian Propam Polda, Propam Polda Papua telah menahan dan memeriksa 2 anggota Polres Kota Jayapura yang diduga sebagai pelaku.(Tim/AlDP)