Berita

Yapen Kembali Memanas

Yapen-Aksi baku tembak antara polisi dan kelompok tak dikenal di Angkaisera yang mengakibatkan Brigade Laedi mengalami luka tembak di bagian perut(07/06/2012) menyebabkan situasi di Yapen tegang kembali.

 Pihak kepolisian kemudian menutup akses informasi berkaitan dengan penanganan Brigade Laedi yang sempat dirawat di RSUD Serui termasuk terhadap Apolos Mora Ketua Dewan Adat Papua wilayah Kepulauan Yapen yang berniat datang berkunjung.

Ada informasi yang mengatakan bahwa kejadian di Polsek Angkaisera tersebut adalah aksi balas dendam karena pada beberapa waktu lalu Polisi dibantu TNI melakukan penyisiran di tempat pelatihan yang dianggap sebagai sarang OPM di kampung Wabuayar,-distrik Angkaisera. Pada peristiwa penggerebekan tempat pelatihan ini di kampung Wabuayar, aparat menangkap 1 orang,menyita senjata tajam dan alat-alat lainnya.

Setelah aksi baku tembak langsung dilakukan penyisiran ke beberapa tempat yang dianggap aparat sebagai persembunyian pelaku penembakan. Akibatnya 4 rumah warga dirusak dan diobrak abrik oleh Polisi. Bahkan pencarian pelaku juga dilakukan melalui laut karena diduga pelaku sudah kabur melalui laut ke beberapa tempat yang berbentuk pulau-pulau kecil di Distrik Kepulauan Ambai.

Pagi harinya Polisi yang semuanya menggunakan masker (cadar) melakukan sweeping terhadap warga kampung yang akan melakukan perjalanan ke kota Serui. Sweeping tanda pengenal diri (KTP) dan juga senjata tajam.

Siang harinya tim Kodam dan Polda Papua tiba di Serui dalam rangka mengunjungi  Yapen untuk mengetahui lebih dekat peristiwa tersebut. Namun hingga kini belum ada kejelasan mengenai pencarian pelaku dan situasi keamanan di Yapen khususnya di distrik Angkaisera pasca peristiwa penembakan. (04/AlDP)